Suasana
alam di Gunung Kidul pada musim kemarau cukup dingin dimalam hari dan panas
serta agak gersamg pada siang harinya, namun demikian ada tempet-tempat
istimewa yang dapat kita gunakan untuk mendinginkan pikiran setelah seharian
berpanas-panasan di beberapa tempat wisata alam yang mana sangat nyaman bila
dikunjungi pada musim kemarau dibandingkan dengan musim hujan.
Suasana gersang juga dialami pada persawahan dan ladang milik warga masyarakat karena tidak terdapatnya pengairan dibeberapa wilayah tertentu sehingga tanah terbengkalai menunggu musim hujan tiba, pada kondisi seperti itu sebagian warga menanami ladangnya dengan tanaman tembakau yang harus exstra rajin menyiangi setiap sore hari tiap harinya hingga tembakau dipanen biasanya disetiap ladang warga terdapat sumur dangkal antara 3 sampai 7 meter dengan diameter 1 hingga 1,5 mater yang sengaja dibuat untuk menyiangi tanaman palawija pada musim kemarau tiba, dengan air sumber alami dan penyedotan air dilakukan menggunakan mesin pompa air seperti sanyo ukuran kecil dengan aliran listrik mengambil dari rumah masing-masing dengan jarak lumayan jauh hanya dengan satu kabel listrik positif dan negatifnya diambil dari grounding berupa besi yang ditancapkan ketanah lembab sebagai listrik negatifnya.
Sumur-sumur tersebut digali secara manual menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul dan linggis dan pembetonan menggunakan beton buis dengan diameter 1 meter rata-rata sumur disini menggunakan 6 hingga 10 buis saja airnya sudah keluar dan dimanfaatkan untuk menyiangi tanaman saat musim kemarau juga bisa untuk mandi mencuci dan lain-lain karena airnya bening.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar